Per Industri
Cara Daftar Merek untuk Startup & Aplikasi
TL;DR: Startup digital umumnya mendaftarkan merek di Kelas 9 (perangkat lunak/aplikasi) dan Kelas 42 (jasa teknologi/SaaS). Mendaftarkan merek sejak dini melindungi nama produk dan memperkuat posisi saat fundraising atau akuisisi.
Ini panduan kelas & cara daftar merek untuk startup. Sibuk membangun produk? Serahkan pendaftaran mereknya ke GOhaki — beres tanpa mengganggu fokus tim Anda. Konsultasi gratis via WhatsApp →
Kelas yang relevan
- Kelas 9 — perangkat lunak, aplikasi yang diunduh.
- Kelas 42 — SaaS, platform, jasa pengembangan/IT.
- Kelas 35/36/dll — sesuai model bisnis (mis. marketplace, fintech).
Kenapa startup harus daftar lebih awal
Nama produk adalah aset. Investor menilai kepemilikan IP saat due diligence; merek yang belum aman bisa jadi temuan negatif. Selain itu, di dunia startup yang cepat, nama populer rawan diklaim lebih dulu (first-to-file).
Pertanyaan umum
Startup early-stage, perlu daftar merek sekarang?
Idealnya ya — biayanya kecil dibanding risiko kehilangan nama produk yang sudah dibangun, dan jadi nilai plus saat fundraising.
Kelas 9 atau 42 untuk aplikasi?
Aplikasi yang diunduh cenderung Kelas 9; layanan berbasis cloud/SaaS cenderung Kelas 42. Banyak startup mendaftar keduanya.
Lindungi merek Anda — tanpa ribet
Nggak perlu pusing urus sendiri ke DJKI. Biar tim legal GOhaki yang urus dari cek nama, pilih kelas, sampai sertifikat keluar — 100% online se-Indonesia, mulai Rp199.000. Anda tinggal terima beres.
Konsultasi gratis via WhatsApp →