Panduan Merek
Kelas Merek & Klasifikasi NICE: Cara Memilih yang Tepat
Apa itu klasifikasi NICE?
Saat mendaftarkan merek, Anda wajib memilih kelas. Indonesia memakai Klasifikasi NICE — sistem internasional yang membagi seluruh barang dan jasa ke dalam 45 kelas:
- Kelas 1–34 untuk barang (produk fisik).
- Kelas 35–45 untuk jasa (layanan).
Setiap kelas mewakili kelompok barang/jasa tertentu. Memilih kelas yang tepat bukan formalitas — ia menentukan cakupan perlindungan merek Anda.
Kenapa kelas menentukan perlindungan
Perlindungan merek hanya berlaku pada kelas yang Anda daftarkan. Merek yang sama bisa dimiliki pihak berbeda di kelas yang tidak berkaitan. Konsekuensinya: jika Anda salah kelas, kompetitor masih bisa memakai nama Anda di kelas yang benar, dan sertifikat Anda jadi tidak melindungi apa yang seharusnya.
Gambaran kelas yang sering dipakai
- Kelas 3 — kosmetik & perawatan (skincare, sabun, parfum).
- Kelas 25 — pakaian, alas kaki, topi (fashion).
- Kelas 30 — kopi, teh, roti, mie, makanan ringan.
- Kelas 29 & 32 — olahan makanan & minuman non-alkohol.
- Kelas 9 — perangkat lunak/aplikasi.
- Kelas 35 — jasa ritel, periklanan, manajemen bisnis.
- Kelas 41 — pendidikan, pelatihan, hiburan.
- Kelas 42 — jasa teknologi/IT, desain, riset.
- Kelas 43 — jasa restoran/kafe/katering.
- Kelas 44 — jasa medis & kecantikan (klinik).
Contoh pemetaan kelas per bisnis
- Brand kopi dengan kedai: Kelas 30 (produk kopi) + Kelas 43 (jasa kedai).
- Clothing line: Kelas 25, tambah Kelas 18 (tas) dan/atau Kelas 35 (toko) bila relevan.
- Startup aplikasi: Kelas 9 (aplikasi) + Kelas 42 (jasa platform).
- Beauty clinic dengan produk: Kelas 44 (jasa klinik) + Kelas 3 (produk kosmetik).
Kesalahan kelas yang mahal
Mendaftar di kelas yang keliru adalah salah satu penyebab merek "terdaftar tapi tidak melindungi". Mengoreksinya bukan sekadar mengedit — Anda harus mengajukan permohonan baru di kelas yang benar dan membayar lagi. Karena itu pemetaan kelas sejak awal sangat penting.
Cara menentukan kelas yang tepat
- Daftar semua barang/jasa inti yang Anda jual sekarang.
- Tambahkan rencana ekspansi yang sudah pasti dalam waktu dekat.
- Petakan tiap item ke kelas NICE yang sesuai.
- Verifikasi terhadap database DJKI agar tidak bentrok dengan merek terdaftar di kelas itu.
- Prioritaskan kelas paling bernilai bila anggaran terbatas, lalu tambah bertahap.
Butuh bantuan memetakan kelas?
Karena pemetaan kelas menggabungkan pemahaman produk dan aturan klasifikasi, langkah ini paling sering dibantu tim berpengalaman agar perlindungan tepat sasaran dan anggaran efisien. Setelah kelas pasti, lanjutkan ke proses pendaftaran.
Pertanyaan umum
Ada berapa kelas merek?
45 kelas menurut Klasifikasi NICE: kelas 1–34 untuk barang dan kelas 35–45 untuk jasa.
Bisakah satu merek didaftarkan di beberapa kelas?
Bisa. Banyak bisnis mendaftar di lebih dari satu kelas agar perlindungan mencakup semua barang/jasa intinya. Biaya dihitung per kelas.
Lindungi merek Anda — tanpa ribet
Nggak perlu pusing urus sendiri ke DJKI. Biar tim legal GOhaki yang urus dari cek nama, pilih kelas, sampai sertifikat keluar — 100% online se-Indonesia, mulai Rp199.000. Anda tinggal terima beres.
Konsultasi gratis via WhatsApp →