Pahami Dulu
"Persamaan pada Pokoknya" — Apa Maksudnya?
TL;DR: "Persamaan pada pokoknya" adalah kemiripan dominan antara dua merek — pada bunyi, tampilan, atau makna — yang berpotensi membingungkan konsumen. Ini alasan penolakan paling umum, bahkan jika dua nama terlihat sedikit berbeda.
Tiga aspek yang dinilai
- Bunyi (fonetik) — terdengar mirip saat diucapkan.
- Tampilan (visual) — penulisan/logo mirip.
- Makna (konseptual) — arti yang sama/serupa.
Kenapa ini sering bikin ditolak
Pemeriksa menilai kesan keseluruhan di mata konsumen, bukan sekadar beda satu-dua huruf. Dua nama yang Anda anggap beda bisa dianggap "mirip pada pokoknya" jika berpotensi membingungkan di kelas yang sama.
Pertanyaan umum
Beda satu huruf apakah aman?
Belum tentu. Jika bunyi/tampilan/makna keseluruhannya tetap mirip dan berpotensi membingungkan, bisa dianggap persamaan pada pokoknya.
Bagaimana menghindarinya?
Pilih nama yang benar-benar distinctive dan lakukan pengecekan menyeluruh di kelas yang relevan sebelum mendaftar.
Lindungi merek Anda — tanpa ribet
Nggak perlu pusing urus sendiri ke DJKI. Biar tim legal GOhaki yang urus dari cek nama, pilih kelas, sampai sertifikat keluar — 100% online se-Indonesia, mulai Rp199.000. Anda tinggal terima beres.
Konsultasi gratis via WhatsApp →