Tim legal aktif · Senin–Sabtu 08:00–17:00 WIB Di bawah naungan PT Logo Revolusi Group · Yogyakarta
+62 811-2626-102 info@gohaki.id
GOhaki GOhaki Lindungi merek tanpa ribet.

Edukasi Merek

First-to-File: Kenapa yang Daftar Duluan yang Menang

Oleh Tim Legal GOhaki · 5 menit baca · Diperbarui 29 Mei 2026

TL;DR: Indonesia menganut prinsip first-to-file: hak atas merek diberikan kepada pihak yang mendaftar lebih dulu di DJKI — bukan yang lebih dulu menciptakan atau memakainya. Menunda pendaftaran berarti membuka peluang pihak lain mengklaim nama Anda.

Apa itu prinsip first-to-file?

Indonesia menganut prinsip first-to-file dalam hukum merek: hak atas sebuah merek diberikan kepada pihak yang pertama mengajukan permohonan yang sah ke DJKI — bukan pihak yang pertama menciptakan atau memakai merek itu. Ini berbeda dari sistem "first-to-use" yang dianut sebagian negara lain.

Konsekuensinya sederhana tapi tajam: seberapa lama Anda memakai sebuah nama tidak otomatis memberi hak hukum atasnya. Yang menentukan adalah siapa yang mendaftar lebih dulu.

Kenapa sistem ini dipakai

First-to-file memberi kepastian hukum: status sebuah merek bisa ditentukan dari catatan resmi tanggal pengajuan, bukan dari perdebatan siapa lebih dulu memakai yang sulit dibuktikan. Sistem ini efisien untuk administrasi, tapi menuntut pelaku usaha untuk proaktif mendaftar.

Konsekuensi nyata bagi pelaku usaha

Pelajaran dari kasus brand di Indonesia

Sejumlah sengketa merek terkenal di Indonesia menampilkan pola berulang: sebuah brand menjadi populer, tetapi karena terlambat atau lalai mendaftar, ia berhadapan dengan pihak yang mendaftar lebih dulu — dan tak jarang berujung rebranding atau perkara panjang. Ketenaran di pasar, sebesar apa pun, tidak menggantikan bukti pendaftaran.

Apakah ada pengaman? Itikad baik & merek terkenal

Sistem first-to-file tidak sepenuhnya buta. Pendaftaran yang dilakukan dengan itikad tidak baik (mis. sengaja membonceng merek terkenal) bisa digugat pembatalannya. Merek terkenal juga mendapat perlindungan ekstra. Namun, mengandalkan jalur-jalur ini berarti berperkara — jauh lebih mahal dan tidak pasti dibanding sekadar mendaftar lebih dulu.

Intinya: jangan bergantung pada pengecualian. Cara termurah dan paling pasti melindungi brand Anda adalah mendaftar sedini mungkin.

Cara melindungi diri di sistem first-to-file

  1. Daftar sekarang, jangan tunggu usaha membesar. Tanggal pengajuan mengunci hak antrean Anda.
  2. Cek dan amankan nama di kelas yang relevan sebelum dipakai luas — lihat cara cek merek.
  3. Pertimbangkan merek kata dan logo untuk perlindungan lebih menyeluruh.
  4. Perpanjang tepat waktu agar perlindungan tidak putus.

Kesimpulan

First-to-file mengubah pertanyaan dari "siapa yang lebih dulu pakai?" menjadi "siapa yang lebih dulu daftar?". Bagi pemilik usaha, jawabannya harus: Anda. Semakin cepat mendaftar, semakin aman brand Anda dari klaim pihak lain. Mulai dari panduan lengkap daftar merek di DJKI.

Pertanyaan umum

Saya sudah pakai nama ini bertahun-tahun, apakah otomatis jadi milik saya?

Tidak otomatis. Di sistem first-to-file, hak hukum baru kuat setelah merek didaftarkan dan disetujui DJKI, terlepas dari berapa lama Anda memakainya.

Apa yang terjadi jika orang lain mendaftar nama saya duluan?

Mereka berpotensi mendapat hak atas merek itu, dan Anda bisa diminta berhenti memakainya. Itulah kenapa mendaftar lebih dulu sangat penting.

Lindungi merek Anda — tanpa ribet

Nggak perlu pusing urus sendiri ke DJKI. Biar tim legal GOhaki yang urus dari cek nama, pilih kelas, sampai sertifikat keluar — 100% online se-Indonesia, mulai Rp199.000. Anda tinggal terima beres.

Konsultasi gratis via WhatsApp →
WhatsApp