Strategi Brand
Cara Membuat Nama Merek yang Kuat (& Lolos Daftar)
TL;DR: Nama merek yang kuat itu distinctive (bukan kata umum/deskriptif), mudah diucapkan & diingat, dan belum dipakai pihak lain di kelas yang sama. Makin unik namanya, makin mudah didaftarkan dan makin kuat dilindungi.
Ciri nama merek yang kuat
- Distinctive — bukan sekadar menyebut produk (hindari "Toko Baju Murah").
- Mudah diucapkan & diingat.
- Belum dipakai di kelas yang sama.
- Fleksibel untuk tumbuh ke lini produk lain.
Spektrum kekuatan nama
Dari paling lemah ke paling kuat: deskriptif (sulit didaftar) → sugestif → arbitrer → ciptaan/fanciful (paling kuat, mis. kata baru). Makin ke kanan, makin mudah didaftar & dilindungi.
Setelah punya kandidat nama, cek dulu ketersediaannya di DJKI sebelum jatuh cinta — banyak nama bagus ternyata sudah dipakai.
Pertanyaan umum
Kenapa nama deskriptif susah didaftarkan?
Karena tidak punya daya pembeda — kata umum tidak boleh dimonopoli satu pihak. Pilih nama yang lebih distinctive.
Nama ciptaan (kata baru) lebih baik?
Umumnya ya — nama fanciful/ciptaan paling kuat dilindungi dan paling mudah lolos, asalkan belum dipakai.
Lindungi merek Anda — tanpa ribet
Nggak perlu pusing urus sendiri ke DJKI. Biar tim legal GOhaki yang urus dari cek nama, pilih kelas, sampai sertifikat keluar — 100% online se-Indonesia, mulai Rp199.000. Anda tinggal terima beres.
Konsultasi gratis via WhatsApp →